Jumat, 24 Januari 2014

Pulai Jilid VI

PULAU PARUMAAN


            pulau Parumaan dari kejauhan
pulau Parumaan dari dekat,, beberapa meter dari pemukiman

eiits,, perjalanan masih berlanjut,, untuk selanjutnya tiba kita pada pulau yang bernama Parumaan..
di pulau ini tempat kita membeli ikan yang nantinya akan di jadikan menu makan malam kita2 orang ini,,
harganya lumayan terbilang murah dibandingkan dengan jakarta,,(ya iyalah)
orang2 di sini pekerjaan sehari2 nya adalah sebagai nelayan ikan,, yang nantinya ikan2nya itu akan di jual ke Pasar Maumere,, lumayan jauh dari tempat ini,, tapi kalau ada yang datang kesana untuk membeli,, mereka juga akan menjualnya,, ya seperti kita2 orang ini,,


eiits tahu kah anda kalau kita disini disambut layaknya bule,, hahahaa,,,
waktu kita datang,,para penduduk yang tinggal disana berkumpul untuk melihat kita,,waaaw hahahaa
jalan jalan yang ada di pulau ini semuanya dari pasir,, dari pasir putih yang diangkut dari laut,,

pulau ini sedikit tidak rapi,, dibanding dengan pulau Koja Doi yang merupakan pusat dari pulau2 yang ada di sana,,
wilayah sekitar pulau ini juga sedikit kumuh,, sama seperti orang2nya juga sedikit seperti orang yang kurang tertata,, tapi mereka tetap ramah kepada orang2 yang ke sana..

jujur saya orangnya illfeel-an,, tapi kalu untuk sosial g tau kenapa,, illfeelnya ilang #alaaaahngeles
memang sedikit maaf "jijik" sih liat anak2 disana yang pakaiannya maaf kotor,, dengan ingus yang meler2,, aduuhh jadi nnnek sendiri ini,,iyuuh n_n
tapi ya itu,,salutnya itu,, mereka mempunyai sopan santun yang luar biasa,, mereka ramah,,,:)
kami menyempatkan diri untuk meminta foto bersama anak2 kecil disana,,
yang bersamaku di atas ini bernama Melati,, pertamanya cuma hanya dia yang mau di ajak berfoto,,
yang lainnya,, ntah g tau malu atau memang tidak mau,,
tapi sepertinya sih malu,, soalnya setelah melihat si Melati itu berfoto bersama ku,,
anak2 yang lain juga reutan mau berfoto bersama kami,,
seperti gambar dibawah ini,,
 
foto di samping ini,, aku dan Kak Rendi dan juga Melati
nebeng foto di tangga rumah salah satu penduduk di sana,,
(g tau sih ntah rumahnya siapa)
ya seperti itu lah keadaan masyarakat disana,,
rumahnya pada  umumnya terbuat dari bambu dan kayu,,
dan disana juga rumah mereka di bangun layaknya rumah panggung,,
tujuannya,, agar apabila air laut pasang,, air laut sering naik sampai ke depan rumah mereka,, dan bisa sampai 50cm tingginya,,
makanya fungsinya rumah panggung itu,, agar saat pasang air tidak masuk ke rumah mereka,,

Tidak ada komentar:

Posting Komentar