Minggu, 26 Januari 2014

PINDAHAN

TANGGAL 19 JANUARI 2014 

Pertama datang ke Maumere.. kami yang cewe ( Putri Kezia Melda ) tidak langsung mendapatkan rumah dinas,,
kami harus mengkost di salah satu kostan yang terdapat disekitar komplek bandara juga,,
kami mengkost hanya untuk sementara,, sampai pegawai yang sudah pensiun pindah dari rumah dinasnya yang nantinya akan kami tempati,,
kami mengekost hanya sebulan saja,, dengan harga kostan 500rb untuk berdua dan 400rb untuk sendiri,,
aku dan Putri memilih kamar yang untuk berdua,, jadi kami patungan 250rb berorang,,
kami di sana semuanya serba bertarif,, mulai dari lemari, dispenser,, sampai ke charger leptop,,
kami disana hanya memakai lemari dengan tarif 50rb perbulan dan dispensed dengan tarid 25rb perbulannya,,
untul leptop tidak pernah kami gunakan di kostan,, selalu di kantor,, :D

setelah sudah memasuki tanggal2 belasan bulan januari ini,, kami mulai mempersiapkan barang2 untuk nantinya kami butuhkan di rumah baru,,
 kami membeli kasur lantai, bantal, gordyn untuk jendela kamar dan juga ruang tamu,, kipas angis,, sprei kasur,, kerangjang untuk tempat pakaian (kami tidak membeli lemari karena nanggung disin cuma 8bulan ini) dan ember2 untuk menampung air,,
soalnya disini air PAM tidak nyala tiap saat,, nyala hanya di malam hari,, sekitar magrib airnya mulai nyala,, dan nanti sekitar jam 11malam airnya sudah mati lagi,,
jadi kami membutuhkan tempat untuk menampung air yang akan kami gunakan seharian,, sampai nantinya air nyala lagi,,

kasurku,, yang sebelah kirinya adalah kasur Putri,,
koleksi pakaian kuning,,
kebetulan aku suka sekali dengan warna kuning,,
aku juga juga hijau,, setelah kuning tapi,,:D
KOPER PAKAIAN
KIPAS ANGIN



dispenser
milik ka Zenita kemaren juga PKL disini
dan sekarang sedang melanjutkan lagi pendidikan nya
di Kampus

mangkokku

piringku

piring
mangkok
dan
sendok2ku

rantangku
selama disini sampai sekarang aku dan Putri ketring,,
ibuk tempat kami ketring itu berasal dari Jawa,,
jad sering memanggilnya dengan sebutan Mbok Jawa,,
masakannya enak,,
tapi kami harus membeli rantang sendiri untuk tempat makanan kami,,
jadinya aku dan Putri membeli rantang yang sama,, hanya warna yang berbeda,,
dia pink sedangkan aku biru,,
karena rantang nya itu hanya terdiri dari 3 warna,, orange, biru dan pink,,
tidak ada kuning maupun hijau,,
jadi ya sudahlah,, dari pada aku ambil yang pink ya mending ambil biru aja,, orangenya untuk kezia,,
ya walaupun si Kezia tidak ketring,,
biar samaan saja,, hihihiiii :)

TANJUNG - PATUNG SALIB +

PANTAI TANJUNG DAN PATUNG SALIB

Suatu pagi waku sedang dinas,, dan kumpul2 bersama pegawai yang lain,, (memang biasanya pada suka ngumpul di kantor),, tiba2 ada yang ngajak buat jalan ke Pantai Tanjung dan sekaligus ke Patung Salib yang tempatnya tidak begitu jauh dari Pantai itu,,
ternyata banyak yang setuju dengan usulan itu,, jadi siang nya setelah dinas kami langsung bersiap2 untuk jalan kesana,, kami memulai perjalanan dari rumah sekitar jam 3 sore,, tidak terlalu siang tapi tidak juga terlalu sore,, karena kalau terlalu siang,, matahari masih sangat terik,, sedangnkan kalau terlalu sore,, takut pulangnya hari sudah gelap,, karena perjalanan kesana lumayan memakan waktu,, sekitar 45 menit sampai 1jam,,
disepanjang jalan,, penuh dengan pemandangan hijau,, baik itu dari sawah2 milik warga setempat maupun rerumputan yang tumbuh di Bukit2 yang terdapat di kiri jalan,, (dari arah Maumere) sedangkan di kanan jalan terbentang lautan luas,, 
katanya kalau saat sedang kemarau.. kita sama sekali tidak bisa melihat hijau di bukit2 itu,,tidak ada tumbuhan yang tumbuh,, semua mati,, karena di sini apabila sudah memasuki musim kemarau maka cuacanya sangat panas,, semua tanaman mati kekeringan,, dan akan jarang terjadi hujan,,hmmm menyedihkan -__-
 
jadi kami memuaskan diri menikmati alam yang sedang menghijau,, sebelum nantinya akan semua tanaman akan mati,,

 untuk mencapai pantai itu kami harus menuruni tebing yang penuh dengan bebatuan,, ya sudah seperti hiking gitu,, lumayan uji adrenalin,, sama seperti hal nya saat naik gunung,, setelah sampai di puncak,, rasa lelah yang dirasakan selama perjalanan hilang,, tergantikan dengan pemandangan alam dari puncak gunung itu,,
setelah menuruni tebing yang penuh bebatuan itu,, kita langsung dihadapkan dengan bentangan laut dimana pasir2 yang terdapat disepanjang pantai nya merupakan pasir putih,, amazing,,:)

setelah berfoto2 dan menikmati pantai + laut sejenak,, kami lalu melanjutkan perjalanan menuju Patung Salib..
tempatnya tidak jauh dari pantai itu,, setelah naik kembali menuju motor,, kami langsung bergerak menuju patung dengan jarak sekitar 50m dari tempat motor kami terparkir,,

 untuk mencapai patung itu,, kami harus melewati ratusan anak tangga yang terbuat dari semen cor itu,,,
melelahkan,,

 setela sampai di atas,, ya sama,, rasa capek langsung hilang,, oleh pemandang laut dan juga perbukitan yang terdapat berjejeran dengan bukit tempat berdirinya patung Salib ini,,
karena hari sudah muali gelap,, kami lalu memutuskan untuk pulang,, agar sampai di rumahnya tidak terlalu gelap,, karena jalannya lumayan sepi,,

Sabtu, 25 Januari 2014

PULAU the last story

2 pulau yg g tau namanya dan kemudian pulang

kemudian kami diajak untuk melihat kelelawar,, melewati sekitar 20menit perjalanan,, dan akhirnya sampai lah pada rawa2 bakau,,yang katanya merupakan tempat tinggal dari kelelawar2 itu,,
kami di turunkan dari kapal bukan langsung di tempat kelelawarnya,, tapi di tengah rawa2,, yang untuk ke tempat kelelawarnya,, membutuhkan waktu sekitar 30menitan,, 
(tempat yang paling tidak mengenakkan)
di rawa2 ini banyak sekali terdapat bulu babi,, jadi kami harus sangat berhati2 agar tidak terinjak  bulu babi tersebut,,
dan di sini juga ada sejenis ular gitu,, dengan bentuk yang lebih menjijikan dari ular..iyuuuh ohnoooo

Pulau Jilid VIII

PULAU KOJA BESAR



setelah tidak lama setelah menyantap sarapan (roti)
kami langsung bergerak untuk meneruskan niat untuk mengunjungi pulau Koja Besar,,
pulau ini terpisah sekitar 1km saja dari pulau Koja Doi,,
dan 2 pulau ini di hubungkan dengan jembatan Batu,, yang katanya jembatan ini dulunya di bangun waktu penjajahan,,
perjalanan menuju pulau itu kami tempuh dengan berjalan kaki,, sekitar 30menitan,,


Jumat, 24 Januari 2014

Pulau Jilid VII

MAKAN MALAM - MENIKMATI PAGI

Setelah dari pulau Parumaan untuk membeli ikan,, kami langsung menuju pulau Koja Doi lagi untuk membersihkan diri (siangnya kan abis berenang di laut) mendi,, makan malam,, dan yang pastinya beristirahat..
malam nya kami di hidangkan makanan dengan menu ikan yang tadinya kami beli dari pulau Parumaan,,
ikannya di bakar,, nikmat sekali,, ikannya masih segar,, uuu yaaamiii..-_^ :D
setelah selesai mandi dan sholat (bagi yang muslim) kami tidak butuh waktu lama untuk turun untuk  segera melahap yang telah disediakan,,
dan benar saja,, dalam waktu beberapa menit,, makanan itu sudah ludes,, hihihii (laper+ doyan)
setelah makan selesai,, kami bengobrol sebentar,, dan kemudian kami naik ke kamar dan lalu beristirahat untuk menyiapkan tegana yang pastinya akan terkuras lagi keesokan harinya,,
SELAMAT MALAM,, SELAMAT TIDUR,, {}

keesokan harinya,, kami bangun,, sekitar jam 5a,.. cuci muka dan sholat,, lalu bersiap menuju ke Koja Besar,,
tapi kami tidak langsung jalan,, kami disuguhkan teh dan kopi hangat,,
dan di sana ada anak2 kecil yang berjualan roti yang di buat sendiri oleh orang tua mereka,,
rotinya enak,, tuh seperti yang sedang aku lahap,,
dan itu anak kecil yang jualan rotinya,,
harganya terbilang murah,, hanya 500 rupia untuk satu roti,,
dengan rasa yang enak,, ya kami semua langsung membeli banyak roti anak itu,, hehee,, ya hitung2 sarapan pagi kami,,^_^
            Putri yang sedang menyeduh teh anget yang disuguhkan kepada kami,,
(maaf ya,, tidak semua foto aku masukin,,hehee)

Pulai Jilid VI

PULAU PARUMAAN


            pulau Parumaan dari kejauhan
pulau Parumaan dari dekat,, beberapa meter dari pemukiman

eiits,, perjalanan masih berlanjut,, untuk selanjutnya tiba kita pada pulau yang bernama Parumaan..
di pulau ini tempat kita membeli ikan yang nantinya akan di jadikan menu makan malam kita2 orang ini,,
harganya lumayan terbilang murah dibandingkan dengan jakarta,,(ya iyalah)
orang2 di sini pekerjaan sehari2 nya adalah sebagai nelayan ikan,, yang nantinya ikan2nya itu akan di jual ke Pasar Maumere,, lumayan jauh dari tempat ini,, tapi kalau ada yang datang kesana untuk membeli,, mereka juga akan menjualnya,, ya seperti kita2 orang ini,,


eiits tahu kah anda kalau kita disini disambut layaknya bule,, hahahaa,,,
waktu kita datang,,para penduduk yang tinggal disana berkumpul untuk melihat kita,,waaaw hahahaa
jalan jalan yang ada di pulau ini semuanya dari pasir,, dari pasir putih yang diangkut dari laut,,

pulau ini sedikit tidak rapi,, dibanding dengan pulau Koja Doi yang merupakan pusat dari pulau2 yang ada di sana,,
wilayah sekitar pulau ini juga sedikit kumuh,, sama seperti orang2nya juga sedikit seperti orang yang kurang tertata,, tapi mereka tetap ramah kepada orang2 yang ke sana..

jujur saya orangnya illfeel-an,, tapi kalu untuk sosial g tau kenapa,, illfeelnya ilang #alaaaahngeles
memang sedikit maaf "jijik" sih liat anak2 disana yang pakaiannya maaf kotor,, dengan ingus yang meler2,, aduuhh jadi nnnek sendiri ini,,iyuuh n_n
tapi ya itu,,salutnya itu,, mereka mempunyai sopan santun yang luar biasa,, mereka ramah,,,:)
kami menyempatkan diri untuk meminta foto bersama anak2 kecil disana,,
yang bersamaku di atas ini bernama Melati,, pertamanya cuma hanya dia yang mau di ajak berfoto,,
yang lainnya,, ntah g tau malu atau memang tidak mau,,
tapi sepertinya sih malu,, soalnya setelah melihat si Melati itu berfoto bersama ku,,
anak2 yang lain juga reutan mau berfoto bersama kami,,
seperti gambar dibawah ini,,
 
foto di samping ini,, aku dan Kak Rendi dan juga Melati
nebeng foto di tangga rumah salah satu penduduk di sana,,
(g tau sih ntah rumahnya siapa)
ya seperti itu lah keadaan masyarakat disana,,
rumahnya pada  umumnya terbuat dari bambu dan kayu,,
dan disana juga rumah mereka di bangun layaknya rumah panggung,,
tujuannya,, agar apabila air laut pasang,, air laut sering naik sampai ke depan rumah mereka,, dan bisa sampai 50cm tingginya,,
makanya fungsinya rumah panggung itu,, agar saat pasang air tidak masuk ke rumah mereka,,

pulau jilid V

PULAU KONDO


potretan foto pulau Kondo dari kejauhan

di tengah perjalanan menuju ke pulau Kondo,, kita melihat ada orang yang menggunakan perahu kecil sendirian,,
dan ini merupakan satu dari sekian orang yang menaiki perahu kecil disekitaran pulau2 di sana,, soalnya disana orang2 umumnya bisa semua menggunakan perahu,,

Kamis, 23 Januari 2014

pulau jilid IV

PULAU PANGABATANG

halloooooo,,,, baiklah mari kita melanjutkan cerita..
setelah melapor ke Kepala Desa di Koja Doi,, dan melihat2 daerah sekitar sebentar,, kita melanjutkan perjalanan ke pulau Pangabatang,,
disini pulaunya sangat bagus,, dari jauh kita sudah bisa melihat bentangan pasir yang putih dengan air laut yang sangat bening,, pasir putih terbentang sekitar 100m panjangnya,,

pulau jilid III


ini saat baru sampai di pulau nya,, kami turun dari kapal dan mulai jalan menuju ke rumah bapak Kepala Desa nya,, untuk melapor sebagai pendatang baru,, dan kamipun malamnya di ijinkan untuk menginap di rumah Bapak Kepala Desa nya..
kami di sana disambut dengan sangat ramah,, orang orang di sekitar sana pun sangan baik,, dan aku sendiri suka dengan cara bermasyarakat nya penduduk di sana,, sangat peduli,, tidak seperti di kota yang tidak mau tau tentang orang di sekitarnya,, hmm -__-

Selasa, 21 Januari 2014

pulau jilid II

 ini hasil potretan pulau Koja Doi dari atas kapal,, di ambil beberapa saat sebelum bersandar.
 pulaunya ini dulunya pada tahun 1992 pernah di hantam Tsunami yang memporak porandakan semua bagunan yang ada di pulau tersebut,, menjadi puing2 bangunan yang tidak layak untuk di tempati,,
tapi sekarang masyarakat di sana sudah mulai membenahi tempat itu,, sudah ada banyak rumah warga yang telah di bangun kembali,, dan disana juga terdapat satu masjid yang masih dalam proses pembangunan tapi walaupun begitu, masjid itu sudah bisa di gunakan untuk beribadah bagi umat muslim yang merupakan mayoritas keyakinan masyarakat disana,.

berlibur ke Pulau

holiday in Islands

4 januari 2014 - 5 janiaru 2014 (weekend)


tanggal 4 Januari dan 5 Januari 2014,, aku dan teman2 beserta senior2 rekan kantor di Wai Oti Maumere, menyempatkan waktu untuk berlibur,, salah satu dari pegawai kantor yaitu Om Ramli berasal dari pulau Koja Doi,, yaitu pulau yang terletak di seberang pulau Maumere dan di sekitaran sana masih terdapat beberapa pulau2 kecil lagi,, seperti jawa yang mempunyai pulau2 kecil yg disebut Kepulauan Seribu,, Nah disni pulau2 kecil di seberang lah Kepualauan seribu ala Maumere..:)

kami berangkat dari rumah masing2 sekitar jam 8 pagi,, berkumpul di rumahnya Om Ramli untuk itu berangkat bersama menuju pelabuhan tempat dimana merupakan tempat berlabuhnya kapal yang akan kami tumpangi untuk menyebrang,, kapal itu kami sewa selama 2 hari,, dan kapal itulah yang akan mengantar kami untuk berkeliling di pulau2 kecil itu,,
perjalanan untuk menuju ke pulau itu lumayan lama,, sekitar 1jam lebih,, dengantinggi gelombang yang juga lumayan tinggi,, sampai kami yang didalam terciprat oleh air laut,, dan ya lumayan bikin kami basah,,
inilah beberapa aksi narsis kami di kapal biar g kerasa perjalanannya sambil menikmati alam sekitar yang sangat luar biasa bagusnya

 

inilah beberapa aksi narsis selama perjalan-
an menuju pulau2.,








dan ini foto saat baru sampai di pulau,, saat kapal baru berlabuh,, saat2 turun dari kapal seperti biasa sempetkan diri berfose dulu,, bukti perjalanan hidup,,#halaaah

Kamis, 16 Januari 2014

happy new years 2014

31 Desember 2013 - 01 Januari 2014

sedang mempersiapkan untuk karokean

hanya karna Jilbab

28 Januari 2013


ini di Wailiti Beach,, kita sempetin buat refreshing disela-sela dinas,,hehee
di sini kita mau berenang,, eiits tp sialnya aku g dibolein buat renang hanya karna aku mengenakan jilbab,. aturan gila
dan ya akhirnya aku hanya bs ngliatin mereka2 berenang,, drpd aku harus buka jilbab hanya demi berenang,.

walaupun begitu teteap aja asyik,,lumayan happy lah,, menghilang sejenak dr kepenatan,,#eeaaa uueek
 setelah menghabiskan waktu di sini sepanjang senja,, kita akhirnya beranjak untuk mencari tempat makan,, maklum peliaraan di perut sudah demo semua,, hehee
 setelah drtempat makan,, kita juga g langsung pulang tapi mampir di GRAMED dulu (jd ceritanya di sini juga ada Gramedia cuuy)
niatnya di sini kita mau cari permainan Monopoli,, ada sih tp muahaaal hehehee lagi pula adanya cuma yang ukuran kecil,, gambarnya angry bird lagi,, haduuh
dan akhirnya barulah kita pulang ke tempat peradaban masing-masing #read=rumah
untuk beristirahat,, dan melanjutkan aktivitas keesokkan harinya,.