Senin, 29 Desember 2014

Pulau Untung Jawa

Holiday akhir tahun di Pulau Untung Jawa, Kepulauan seribu

one day for holiday

di jakarta yang padat,, sumpek,, kalau mau liburan macet,, nyita waktu,, bikin liburan kadang terbuang cuma-cuma,,
sekarang siapa sangka ada tempat cantik yang dihiasi dengan pantai yang berpasir putih,, terumbu karang yang bagus,, dan yang jelas terdapat tidak jauh dari ibu Kota Jakarta ini,, hanya butuh waktu 15 menitan saja buat sampai ke sana,,
yapps,, pulau Untung Jawa namanya,,



pulau ini termasuk ke dalam Kepulauan Seribu yang terletak tidak jauh dari Pulau Jawa,, terbukti dengan menyebrangnya hanya butuh waktu 15 menit saja dari tempat penyebrangan, yaitu dengan melalui Penyebrangan Tanjung Pasir..

kemarin rute perjalanan yang saya tempuh untuk menuju ke penyebrangan ialah dari Cikupa, Tangerang,, ngelewatin bandara,, lalu kesana nya lagi,, udah deh sampe di Tanjung Pasir,, ya kira kira sekitar 1.30 menitan lah dengan keadaan jalanan yang lancar..g macet2 amat..dan kecepatan yang santai..
disana ada banyak kapal yang bersedia untuk mengantarkan kita ke Pulau Untung  Jawa dengan kuota sekitar 40 orang,,mungkin ada sekitar 30 kapal kayaknya,, dengan harga tiket yang  hanya 50rb pp (pulang pergi)..

Selasa, 19 Agustus 2014

Rumah Pengasingan Bung Karno di Ende

Sebuah Surat Keputusan Pemerintah Hindia Belanda tertanggal 28 Desember 1933 membuat Bung Karno yang saat itu berusia 35 tahun harus menjalani hukuman pembuangan sebagai tahanan politik di Ende, Flores, Nusa Tenggara Timur. Di rumah pengasingan ini, Sang Proklamator bersama istrinya Inggit Ganarsih, mertuanya Ibu Amsih, dan dua anak angkatnya Ratna dan Kartika, menghabiskan waktu mereka sebagai tahanan politik. Rumah beratap seng ini berada di daerah Nggobe tepatnya di Jalan Perwira, Ende, Flores, Nusa Tenggara Timur.
Selama di Ende, Soekarno dan keluarganya menempati sebuah rumah di tengah perumahanan penduduk biasa.Rumah itu milik Abdullah Ambuwaru. Setelah Indonesia merdeka, Soekarno mengunjungi Ende untuk pertama kalinya pada tahun 1951. Ia bertemu Abdullah Ambuwaru dan meminta agar rumah tempat tinggalnya itu dijadikan museum. Pada kesempatan kunjungan yang kedua (1954), Soekarno meresmikan rumah tersebut sebagai Situs Bung Karno pada tanggal 16 Mei 1954.
Pada 1 Mei 2012 diletakkan batu pertama sebagai tanda renovasi Situs Bung Karno. Secara resmi, situs tersebut direnovasi pada 23 Juni 2012. Renovasi dilakukan secara total, mulai dari dinding, lantai sampai atap, tetapi tidak mengubah bangunan lama. Rencana renovasi merupakan inisiatif Wakil Presiden Boediono yang berkunjung ke Ende pada tahun 2009 dalam rangka menelusuri jejak pelopor utama kemerdekaan.Tujuan merenovasi Situs Bung Karno di Ende adalah untuk membuat ikatan batin antara Ende dan Republik Indonesia, antara satu generasi dengan generasi yang akan datang. Keterlibatan aktif Boediono ini diwujudkan dengan membentuk Yayasan Ende Flores yang kegiatan pertamanya adalah pemugaran bangunan fisik Rumah Pengasingan Bung Karno di Ende. Pembangunan dilaksanakan selama kurang lebih satu tahun di bawah pengawasan Yayasan Ende Flores yang berkoordinasi dengan Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman, Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Situs bersejarah yang telah selesai dipugar diresmikan oleh Wakil Presiden Boediono pada tanggal 1 Juni 2013 yang bertepatan dengan peringatan hari Kelahiran Pancasila. (http://id.wikipedia.org/wiki/Rumah_Pengasingan_Bung_Karno)
rumah pengasingan Bung Karno ini dirawat dan dijaga oleh satu orang penjaga dimana kalau ada yang mau berkunjung dan melihat lihat ke dalam rumah kita harus menghubungi petugas jaga itu terlebih dahulu.rumah pengasingan Bung Karno ini dirawat dan dijaga oleh satu orang penjaga dimana kalau ada yang mau berkunjung dan melihat lihat ke dalam rumah kita harus menghubungi petugas jaga itu terlebih dahulu.
tidak jauh dari situs rumah pengasingan ini, terdapat juga situs sejarah lainnya tentang Bung Karno yaitu Taman Renungan Bung Karno yang tepatnya berada di Lapangan Perse yang sekarang di sebut dengan lapangan Pancasila.
di taman ini terdapat patung Bung Karno yang sedang duduk di kursi panjang dengan posisi yang menghadap ke arah laut. kursi ini terletak di tengah kolam dangkal yang hanya diisi dengan bebatuan yang berwarna biru dengan tinggi air hanya sekitar 10cm.
persis di sebelah patung BUng Karno ini terdapat satu pohon sukun yang batangnya bercabang lima. Menurut cerita masyarakat, dibawah pohon sukun inilah Bung Karno sering duduk berteduh sambil memandangi daun sukun yang bergigi lima buah dan bersudut lima pada setiap sisinya. Filosofi daun sukun inilah yang menjadi perenungan Bung Karno akan dasar negara Indonesia yang kelak menjadi Pancasila.

Jumat, 01 Agustus 2014

Kelimutu Lake(s)

gunung dengan 3 kawah yang mempunyai warna berbeda tiap kawahnya

Gunung Kelimutu adalah gunung berapi yang terletak di Pulau Flores, Provinsi NTT, Indonesia. Lokasi gunung ini tepatnya di Desa Pemo, Kecamatan Kelimutu, Kabupaten Ende. Gunung ini memiliki tiga buah danau kawah di puncaknya. Danau ini dikenal dengan nama Danau Tiga Warna karena memiliki tiga warna yang berbeda, dimana warna-warna itu tidak menetap untuk satu kawah,, maksudnya tiap kawah bisa berubah warna hingga 3 kali dalam satu tahun.
Namun, secara ilmiah, warna danau sangat ditentukan oleh kandungan mineral, pengaruh biota jenis lumut dan batu-batuan di dalam kawah tersebut serta pembiasan dari cahaya matahari.


Kelimutu merupakan gabungan kata dari "keli" yang berarti gunung dan kata "mutu" yang berarti mendidih. Menurut kepercayaan penduduk setempat, warna-warna pada danau Kelimutu memiliki arti masing-masing dan memiliki kekuatan alam yang sangat dahsyat.


Luas ketiga danau itu sekitar 1.051.000 meter persegi dengan volume air 1.292 juta meter kubik.
Danau atau Tiwu Kelimutu di bagi atas tiga bagian yang sesuai dengan warna - warna yang ada di dalam danau.  Danau yang pertama atau "Tiwu Ata Polo" dipercaya warga setempat merupakan tempat berkumpulnya jiwa-jiwa orang yang telah meninggal dan selama ia hidup selalu melakukan kejahatan. Danau kedua atau "Tiwu Nuwa Muri Koo Fai" merupakan tempat berkumpulnya jiwa-jiwa muda-mudi yang telah meninggal. Sedangkan danau ketiga atau "Tiwu Ata Mbupu" merupakan tempat berkumpulnya jiwa-jiwa orang tua yang telah meninggal. Danau yang ketiga ini berada sedikit terpisah dari danau pertama dan kedua dimana yang pertama dan kedua terletak bersebelahan hanya berbatas tebing.

Minggu, 06 Juli 2014

I'M FINE

ketika perempuan MARAH
tak selalu berarti dia peMARAH
melainkan (kadang) hatinya sedang terLUKA,..

ketika perempuan CUEK
tak selalu berarti dia SOMBONG
melainkan (kadang) sedang menahan LUKA,..

ketika perempuan SEDIH
tak selalu berarti dia LEMAH
melainkan (kadang) dia sedang KECEWA,..

dan
ketika perempuan terlihat CERIA
tak selalu berarti dia sedang BAHAGIA
melainkan (kadang) dia sedang menyembunyikan keSEDIHannya


TIDAK SEMUA KESEDIHAN KITA PERLU UNTUK DIKETAHUI OLEH ORANG LAIN,.MEREKA CUKUP TAU KITA "BAIK-BAIK SAJA",..

Jumat, 30 Mei 2014

Pulau Pemana dan Pulau Kambing

holiday in Islands part II

okee,, ini adalan Desa Pulau Pemana,, dimana Pulau Pemana itu sendiri merupakan tujuan jalan2 kami (MOFERS) kali ini..
sebelum berangkat menuju pulau ini,, kami terlebih dahulu berkumpul di pelabuhan untuk cek pasukan dan juga sekaligus mengecek semua peralatan2 yang akan kami bawa ke sana,.

kami terlebih dahulu menghubungi salah satu orang yang tinggal di sana dan jugatidak lupa Kepala Desanya,, untuk memberitahukan kalau kami akan berkunjung ke sana,, dan agar dibantu untuk menyediakan penginapan dan juga konsumsi kami selama di sana,..

perjalana dari Maumere ke Pulau Pemana ditempuh selama 2 sampai 3 jam dengan menggunakan kapal penumpang (bukan speed boat).
di sepanjang perjalanan,, pemandangan yang terlihat tidak jauh berbeda dengan saat menyeberang ke Pulau2 lainnya,, laut lepas yang terbentang luas dengan warna biru jernih,, ikan2,, dan juga jejeran pulau2 kecil yang ada diseberang sana,.(entah sana yang mana,,:D)

"dari kejauhan pulau ini terlihat seperti dua pulau dengan jarak yang berdekatan,, tapi sebenarnya pulau ini merupakan satu pulau di mana di tengah2 pulau ini ada seperti lekukkan lembah yang membuat pulau ini terlihat terbelah menjadi dua pulau,..
itu lah daratan rendah yang membuat pulau Pemana terlihat seperti dua pulau dari kejauhan
di Pulau ini terdapat 2 desa,, dengan jumlah penduduk yang lumayan banyak dibandingkan dengan pulau2 kecil lainnya,,.
Desa Pemana dan Desa Gunung Sari atau juga disebut dengan Desa Ngolo,.
Pemana ngolo memiliki tempat keramat yang terletak di kaurangka.setiap tahun penduduk pemana ngolo melakukan makan-makan dan baca do’a di keramat.karena itu merupakan tradisi yang sudah dilakukan sejak nenek moyang. tradisi makan-makan dan baca do’a di keramat dilakukan pada bulan 12.
di sini juga terdapat bebrapa sekolah,, dan juga masjid,, dimana mayoritas penduduknya merupakan kaum muslim.,"

sesampainya di pelabuhan Pemana,, kami lalu briefing sejenak untuk membahas kegiatan2 kami selama di sana,, karena ada sedikit perubahan kegiatan terjadi.,.
kami tidak berdiam di Desa Pemana tapi di Desa Gunung Sari,, setelah briefing selesai,, kami lalu melanjutkan perjalanan ke Desa sebelah dengan menggunakan ojek, jarak yang ditempuh lumayan jauh sekitar 10KM,. dengan jalanan yang di awali dengan tanjakan lalu selanjutnya turunan,..

Minggu, 11 Mei 2014

Air Terjun MURUSOBE

SELAMAT DATANG DI AIR TERJUN MURUSOBE





Air terjun MURUSOBE adalah air terjun dengan dua terjunan air yang bersebelahan.,
(kata penduduk yang tinggal di daerah sana, kadang kalau lagi musim hujan, bisa ada 3 terjunan, yang satunya ada di antara kedua terjunan air itu).
 Ketinggian air terjun ini sekitar 100 m.  Dalam bahasa setempat (bahasa Lio) Muru berarti terjun dan sobe berarti lurus seperti balok bambu.

Sabtu, 03 Mei 2014

Dandelion

jarang di lirik karena bentuknya tak begitu indah..
warnanya juga tak begitu bagus.. putih,,
sederhana banget,,
malah kadang beberapa orang mengabaikannya, bahkan kadang ada yang sampai menginjaknya karena tidak sadar akan keberadaannya.,
menyedihkan,.,.!
padahal dari kesederhanaannya itu,, banyak pelajaran yang bisa diambil,,.
dia kuat walaupun terlihat rapuh,, dengan helai2an kelopak putih yang halus yang menempel pada tangkai2 mungilnya.. dimana tangkai2 mungil itu melekat pada batang utamanya yang tidak bercabang,.. yang apabila ditiup angin bunganya akan sangat gampang terlepas dan berterbangan mengikuti kemana angin itu membawanya.,,

yaa DANDELION ,, itu lah namanya,, atau sering juga disebut dengan RANDA TAPAK,,.




Rabu, 30 April 2014

TURTLE

TURTLE


Kura-kura dan penyu adalah hewan bersisik berkaki empat yang termasuk golongan reptil. Bangsa hewan yang disebut (ordo) Testudinata (atau Chelonians) ini khas dan mudah dikenali dengan adanya ‘rumah’ atau batok (bony shell) yang keras dan kaku.
Batok kura-kura ini terdiri dari dua bagian. Bagian atas yang menutupi punggung disebut karapas (carapace) dan bagian bawah (ventral, perut) disebut plastron. Kemudian setiap bagiannya ini terdiri dari dua lapis. Lapis luar umumnya berupa sisik-sisik besar dan keras, dan tersusun seperti genting; sementara lapis bagian dalam berupa lempeng-lempeng tulang yang tersusun rapat seperti tempurung. Perkecualian terdapat pada kelompok labi-labi (Trionychoidea) dan jenis penyu belimbing, yang lapis luarnya tiada bersisik dan digantikan lapisan kulit di bagian luar tempurung tulangnya.
Dalam bahasa Indonesia, kita mengenal tiga kelompok hewan yang termasuk bangsa ini, yalah penyu (bahasa Inggrissea turtles), labi-labi atau bulus (freshwater turtles), dan kura-kura (tortoises). Dalam bahasa Inggris, dibedakan lagi antara kura-kura darat (land tortoises) dan kura-kura air tawar (freshwater tortoises atau terrapins).

Senin, 17 Februari 2014

true Love


Screenshot of Love Puzzles

milikilah seseorang yang selalu setia..
bukan hanya pengobral janji dan dusta..

milikilah seseorang yang tulus mencinta..
bukan sebentar ada dan sekejap mendua..


milikilah seseorang yang penuh kasih sayang..
bukan setelah puas dan jenuh lalu menghilang..

milikilah seseorang yang bisa buatmu bahagia..
bukan sesudah memberi lalu menyisakan kecewa..

Kamis, 13 Februari 2014

hepi milad PAPA

 SELAMAT ULANG TAHUN PAPA

KE-46

1 FEBRUARI

Yang dari mu aku belajar keikhlasan,

yang dari mu aku belajar kbijaksanaan,,

canda yang selalu membuat ceria orang sekelilingmu,.

Minggu, 09 Februari 2014

KEEP SMILE

SENYUM TIDAK SELALU MENGARTIKAN KEBAHAGIAAN


Abstract Wallpaper: Smiles

SENYUM ITU SEKARANG TAK LAGI HANYA UNTUK MEREKA - MEREKA YANG TIDAK MENGENAL BAHKAN BELUM BEGITU MENGENAL BAGAIMANA AKU..
TAPI SEKARANG JUGA TELAH BERLAKU BAGI MEREKA - MEREKA YANG TELAH MENGENAL BAGAIMANA AKU BAHKAN TELAH AKU PERCAYA SEKALIPUN..

Kamis, 06 Februari 2014

berEKSPERIMEN

PUDING

Hari ini saya berEksperimen,,
mencoba untuk membuat puding dengan bahan dan peralatan yang sangat amat sederhana,,

 puding ini harusnya di tambahkan gula untuk menambahkan rasa manisnya,, tapi karena dirumah tidak ada persediaan gula,, maka saya memutuskan untuk menambahkan susu coklat bubuk,, dengan harapan rasa coklatnya akan memperenak pudingnya,,

MARI BERMAIN

MAIN REMI
DAN SEPERTINYA
KITA TELAH DIPERMAINKAN
OLEH BOCAH2 INI
CEKACEKA

 Mari sini saya perkenalkan dengan dua bocah2 yang sekarang lagi sering2nya main kerumah dan mengajak kita2 orang untuk main remi dan sepertinya kita2 orang telah dipermainkan olehnya,,haduuh ckckk



ini namanya Aran

ini namanya Azizah
adeknya Aran

kartu remi
setumpuk potongan kertas yang ada angka dan gambar2x,,
dengan hanya terbagi atas 2 warna,, dan 4 macam jenis lambang

 mereka ini merupakan anak dari bosnya kita2 orang,, anak pak Kasmet..
rumahnya disebelah rumah kita persis,, berbataskan tembok yang disana terdapat jalan kecil yang kira2 berukuran sekitar setenhah meter,, yang digunakan sebagai jalan penghubung dari rumah yang satu kerumah yang lainnya tanpa harus keluar pagar dan melewati jalan besar,,




disini hanya terdapat 6 rumah dinas,, dari pojok atas dihuni oleh kak Rendi feat Thariq n Zaki..
kedua,dihuni oleh Om Ramli,, ketiga, dihuni oleh Bli Pande feat Kak Fathan dimana di belakang rumah mereka juga terdapat rumah lagi yang merupakan rumah kak Merry,, keempat adalah rumah kak Adnan feat istrinya mba Yani,, yang juga bekerja di Maumere ini tapi beda instansi,, kelima adalah rumahnya bos atau Pak Kasmet yang bernama Pak Adi,,
nah selanjutnya,, atau yang keenam atau yang terakhir ini,baru rumahnya kami,,
kami kebagian rumah paling bawah,,dengan suasana yang agak mencekam,,U.U
disamping ini adalah potretan Putri bersama Aran yang sedang bermain remi,,
Aran bermain dengan peraturan yang dibuatnya sendiri yang kadang membuat aku dan Putri tidak mengerti,, tapi namanya juga anak kecil,, jd ya kita ngikut2 aja,,hahahaa
ya hitung2 menambah kreatifitas anak kecil,,eeaaaaa #ngelesAja

RICECOOKER RICE

peralatan rumah baru ^_^

hellooo,,, aku cuma mau ngasih tau aja nih,, kalau sekarang kita punya peralatan rumah tangga yang baru,,
yang menjadikan kita2 orang ini menjadi semakin mendekati kearah ibu rumah tangga,, eeaaa :D

beberapa hari yang lalu kita memutuskan untuk membeli ricecooker,, dan sekarang kita juga udah g ketring (+nasi) lagi,,
sekarang kita cm ketring lauknya aja,,
nasinya udah masak sendiri...


kita masak nasi sendiri jd otomatis kita juga beli beras dong,,(anak kecil juga tau) :D
nih berasnya kita beli seharga Rp.90rb dengan berat 10KG,. semoga cukup untuk sebulan,, (g yakin)



Minggu, 26 Januari 2014

PINDAHAN

TANGGAL 19 JANUARI 2014 

Pertama datang ke Maumere.. kami yang cewe ( Putri Kezia Melda ) tidak langsung mendapatkan rumah dinas,,
kami harus mengkost di salah satu kostan yang terdapat disekitar komplek bandara juga,,
kami mengkost hanya untuk sementara,, sampai pegawai yang sudah pensiun pindah dari rumah dinasnya yang nantinya akan kami tempati,,
kami mengekost hanya sebulan saja,, dengan harga kostan 500rb untuk berdua dan 400rb untuk sendiri,,
aku dan Putri memilih kamar yang untuk berdua,, jadi kami patungan 250rb berorang,,
kami di sana semuanya serba bertarif,, mulai dari lemari, dispenser,, sampai ke charger leptop,,
kami disana hanya memakai lemari dengan tarif 50rb perbulan dan dispensed dengan tarid 25rb perbulannya,,
untul leptop tidak pernah kami gunakan di kostan,, selalu di kantor,, :D

setelah sudah memasuki tanggal2 belasan bulan januari ini,, kami mulai mempersiapkan barang2 untuk nantinya kami butuhkan di rumah baru,,
 kami membeli kasur lantai, bantal, gordyn untuk jendela kamar dan juga ruang tamu,, kipas angis,, sprei kasur,, kerangjang untuk tempat pakaian (kami tidak membeli lemari karena nanggung disin cuma 8bulan ini) dan ember2 untuk menampung air,,
soalnya disini air PAM tidak nyala tiap saat,, nyala hanya di malam hari,, sekitar magrib airnya mulai nyala,, dan nanti sekitar jam 11malam airnya sudah mati lagi,,
jadi kami membutuhkan tempat untuk menampung air yang akan kami gunakan seharian,, sampai nantinya air nyala lagi,,

kasurku,, yang sebelah kirinya adalah kasur Putri,,
koleksi pakaian kuning,,
kebetulan aku suka sekali dengan warna kuning,,
aku juga juga hijau,, setelah kuning tapi,,:D
KOPER PAKAIAN
KIPAS ANGIN



dispenser
milik ka Zenita kemaren juga PKL disini
dan sekarang sedang melanjutkan lagi pendidikan nya
di Kampus

mangkokku

piringku

piring
mangkok
dan
sendok2ku

rantangku
selama disini sampai sekarang aku dan Putri ketring,,
ibuk tempat kami ketring itu berasal dari Jawa,,
jad sering memanggilnya dengan sebutan Mbok Jawa,,
masakannya enak,,
tapi kami harus membeli rantang sendiri untuk tempat makanan kami,,
jadinya aku dan Putri membeli rantang yang sama,, hanya warna yang berbeda,,
dia pink sedangkan aku biru,,
karena rantang nya itu hanya terdiri dari 3 warna,, orange, biru dan pink,,
tidak ada kuning maupun hijau,,
jadi ya sudahlah,, dari pada aku ambil yang pink ya mending ambil biru aja,, orangenya untuk kezia,,
ya walaupun si Kezia tidak ketring,,
biar samaan saja,, hihihiiii :)

TANJUNG - PATUNG SALIB +

PANTAI TANJUNG DAN PATUNG SALIB

Suatu pagi waku sedang dinas,, dan kumpul2 bersama pegawai yang lain,, (memang biasanya pada suka ngumpul di kantor),, tiba2 ada yang ngajak buat jalan ke Pantai Tanjung dan sekaligus ke Patung Salib yang tempatnya tidak begitu jauh dari Pantai itu,,
ternyata banyak yang setuju dengan usulan itu,, jadi siang nya setelah dinas kami langsung bersiap2 untuk jalan kesana,, kami memulai perjalanan dari rumah sekitar jam 3 sore,, tidak terlalu siang tapi tidak juga terlalu sore,, karena kalau terlalu siang,, matahari masih sangat terik,, sedangnkan kalau terlalu sore,, takut pulangnya hari sudah gelap,, karena perjalanan kesana lumayan memakan waktu,, sekitar 45 menit sampai 1jam,,
disepanjang jalan,, penuh dengan pemandangan hijau,, baik itu dari sawah2 milik warga setempat maupun rerumputan yang tumbuh di Bukit2 yang terdapat di kiri jalan,, (dari arah Maumere) sedangkan di kanan jalan terbentang lautan luas,, 
katanya kalau saat sedang kemarau.. kita sama sekali tidak bisa melihat hijau di bukit2 itu,,tidak ada tumbuhan yang tumbuh,, semua mati,, karena di sini apabila sudah memasuki musim kemarau maka cuacanya sangat panas,, semua tanaman mati kekeringan,, dan akan jarang terjadi hujan,,hmmm menyedihkan -__-
 
jadi kami memuaskan diri menikmati alam yang sedang menghijau,, sebelum nantinya akan semua tanaman akan mati,,

 untuk mencapai pantai itu kami harus menuruni tebing yang penuh dengan bebatuan,, ya sudah seperti hiking gitu,, lumayan uji adrenalin,, sama seperti hal nya saat naik gunung,, setelah sampai di puncak,, rasa lelah yang dirasakan selama perjalanan hilang,, tergantikan dengan pemandangan alam dari puncak gunung itu,,
setelah menuruni tebing yang penuh bebatuan itu,, kita langsung dihadapkan dengan bentangan laut dimana pasir2 yang terdapat disepanjang pantai nya merupakan pasir putih,, amazing,,:)

setelah berfoto2 dan menikmati pantai + laut sejenak,, kami lalu melanjutkan perjalanan menuju Patung Salib..
tempatnya tidak jauh dari pantai itu,, setelah naik kembali menuju motor,, kami langsung bergerak menuju patung dengan jarak sekitar 50m dari tempat motor kami terparkir,,

 untuk mencapai patung itu,, kami harus melewati ratusan anak tangga yang terbuat dari semen cor itu,,,
melelahkan,,

 setela sampai di atas,, ya sama,, rasa capek langsung hilang,, oleh pemandang laut dan juga perbukitan yang terdapat berjejeran dengan bukit tempat berdirinya patung Salib ini,,
karena hari sudah muali gelap,, kami lalu memutuskan untuk pulang,, agar sampai di rumahnya tidak terlalu gelap,, karena jalannya lumayan sepi,,

Sabtu, 25 Januari 2014

PULAU the last story

2 pulau yg g tau namanya dan kemudian pulang

kemudian kami diajak untuk melihat kelelawar,, melewati sekitar 20menit perjalanan,, dan akhirnya sampai lah pada rawa2 bakau,,yang katanya merupakan tempat tinggal dari kelelawar2 itu,,
kami di turunkan dari kapal bukan langsung di tempat kelelawarnya,, tapi di tengah rawa2,, yang untuk ke tempat kelelawarnya,, membutuhkan waktu sekitar 30menitan,, 
(tempat yang paling tidak mengenakkan)
di rawa2 ini banyak sekali terdapat bulu babi,, jadi kami harus sangat berhati2 agar tidak terinjak  bulu babi tersebut,,
dan di sini juga ada sejenis ular gitu,, dengan bentuk yang lebih menjijikan dari ular..iyuuuh ohnoooo

Pulau Jilid VIII

PULAU KOJA BESAR



setelah tidak lama setelah menyantap sarapan (roti)
kami langsung bergerak untuk meneruskan niat untuk mengunjungi pulau Koja Besar,,
pulau ini terpisah sekitar 1km saja dari pulau Koja Doi,,
dan 2 pulau ini di hubungkan dengan jembatan Batu,, yang katanya jembatan ini dulunya di bangun waktu penjajahan,,
perjalanan menuju pulau itu kami tempuh dengan berjalan kaki,, sekitar 30menitan,,